Scroll Ke bawah untuk melanjutkan

Surat Terbuka Warga Flores-Lembata Soroti Dampak Geothermal dan Peran Kampus dalam Penyelesaian Konflik

surat-terbuka-warga-flores-lembata-soroti-dampak-geothermal-dan-peran-kampus-dalam-penyelesaian-konflik
Surat Terbuka Warga Flores-Lembata Soroti Dampak Geothermal dan Peran Kampus dalam Penyelesaian Konflik

Surat Terbuka Warga Flores-Lembata Soroti Dampak Geothermal dan Peran Kampus dalam Penyelesaian Konflik

SNC, Jejaring Komunitas Tolak Geothermal Flores-Lembata melayangkan surat terbuka kepada sejumlah perguruan tinggi, pemerintah, PT PLN (Persero), perusahaan pengembang, serta para pemimpin gereja dan tokoh agama terkait pengembangan proyek geothermal di wilayah Flores dan Lembata.

Surat yang dirilis pada 18 Juli 2026 tersebut memuat kritik keras terhadap pendekatan penyelesaian konflik yang dinilai tidak menyentuh akar persoalan yang dihadapi masyarakat terdampak.

Dalam surat itu, warga menyampaikan bahwa berbagai wilayah di Flores dan Lembata telah mengalami tekanan sosial dan lingkungan akibat proyek panas bumi yang terus berkembang dalam beberapa tahun terakhir.

Komunitas warga menyebut sejumlah lokasi seperti Mataloko, Sokoria, Ulumbu, Poco Leok, Wae Sano, Atadei, Lesugolo, Kombandaru, Oka Ile Ange, dan Nagekeo sebagai wilayah yang menghadapi ancaman terhadap ruang hidup dan tanah adat.

Baca Juga :  Kakorlantas Polri Mengingatkan, Harus Dekat Dengan Rakyat
  • Bagikan