Scroll Ke bawah untuk melanjutkan

Oknum Kepsek di TTS Diduga Manfaatkan Dana PIP untuk Kepentingan Pribadi

Screenshot 2026 01 03 10 39 22 85

TTS, SNC  – Selama enam tahun, bantuan negara untuk siswa miskin di SMP Negeri Satap Fatukopa, Kecamatan Fatukopa, Kabupaten Timor Tengah Selatan (TTS), seperti berhenti di tengah jalan. Dana Program Indonesia Pintar (PIP) dicairkan dari bank, tetapi tak pernah sampai ke tangan siswa. Uang itu justru dipakai untuk kepentingan pribadi dan operasional sekolah. Pengakuan itu datang langsung dari kepala sekolah.

Kasus ini mencuat setelah komite sekolah dan puluhan orang tua siswa mempertanyakan dana PIP yang tak kunjung diterima anak-anak mereka sejak 2019 hingga 2024. Padahal, nama para siswa tercantum sebagai penerima bantuan resmi dari pemerintah pusat. Total dana yang dipersoalkan mencapai ratusan juta rupiah.

Advertisement
PASANG IKLAN DISINI
Scroll kebawah untuk lihat konten

“Anak-anak kami tidak pernah menerima dana PIP, padahal setiap semester kami diminta menyerahkan data kependudukan,” kata Ketua Komite SMP Negeri Satap Fatukopa, Johan Effi, Jumat, 2 Januari 2026. Data yang diminta meliputi fotokopi Kartu Keluarga, Akta Kelahiran, dan KTP orang tua, dokumen standar pengusulan PIP.

Baca Juga :  Ketua PMI Mitra BP2MI Rote Ndao Desak Polri Tindak Tegas Perusahaan Pengirim PMI Ilegal
  • Bagikan