Scroll Ke bawah untuk melanjutkan

Korupsi Berantai! Mobil Bor dan Watergen Samparong Masuk Radar Kejari Sikka

Kontributor : WT Editor: Redaksi
IMG 20241211 WA0012

“Surat-surat kendaraan seperti BPKB dan STNK belum kami terima, sehingga mobil tersebut belum bisa digunakan. Untuk detailnya, mungkin bisa langsung ke PPK,” ujar sumber anonim tersebut.

Watergen Samparong: Proyek Tanpa Kejelasan Manfaat

Advertisement
PASANG IKLAN DISINI
Scroll kebawah untuk lihat konten

Selain pengadaan mobil bor, proyek pembangunan Watergen di Desa Samparong juga mendapat sorotan tajam. Hingga kini, manfaat dari proyek tersebut belum dirasakan masyarakat setempat.

Kejari Sikka menyebut akan menyelidiki secara mendalam apakah ada indikasi penyimpangan anggaran dalam pelaksanaannya.

Korupsi Berantai di Sikka

Kasus ini menambah panjang daftar dugaan korupsi di Kabupaten Sikka. Sebelumnya, proyek air bersih IKK Nele menyebabkan kerugian negara mencapai Rp 2,01 miliar akibat kegagalan total tanpa asas manfaat.

Dengan masuknya proyek Mobil Bor dan Watergen Samparong ke radar penyelidikan, masyarakat Sikka berharap ada keadilan dan pengelolaan anggaran yang lebih transparan.

Kejari Sikka berkomitmen untuk menindak tegas semua pihak yang terlibat dalam praktik korupsi. “Kami berharap ini menjadi peringatan bagi semua pejabat daerah untuk lebih bertanggung jawab dalam mengelola anggaran publik,” tutup Henderina Malo.

Baca Juga :  Polisi Toronto dijatuhi hukuman 7 tahun penjara karena pencurian dan pemalsuan laporan
  • Bagikan