Proyek Jalan Aspal Mudah Terkelupas, Salah Siapa?

Kontributor : Sirilus L. Editor: Redaksi
proyek-aspal-mudah-terkelupas

Warga lain, Agustinus Gius, menguatkan pernyataan Sius. Menurutnya, pengerjaan proyek dilakukan secara tidak tepat waktu. “Proyek ini mulai dikerjakan sebelum pemilihan bupati. Mereka hanya taruh batu kecil-kecil, baru dilanjutkan lagi setelah Pilkada pas musim hujan bulan Januari 2025. Bagaimana tidak cepat rusak?” tuturnya.

Pantauan langsung tim Fakta Hukum NTT menunjukkan bahwa kerusakan bukan terjadi di satu titik saja. Beberapa ruas jalan mengalami retakan sepanjang kurang lebih 200 meter, dengan kondisi aspal yang sangat tipis dan mudah mengelupas.

Advertisement
https://idealis.id/wp-content/uploads/2026/04/Untitled-image-6.jpeg
Scroll kebawah untuk lihat konten

Dugaan Pelanggaran Teknis Terhadap Proyek Jalan

Kondisi tersebut mengindikasikan adanya pelanggaran terhadap spesifikasi teknis yang seharusnya menjadi acuan dalam proyek pengerjaan jalan. Aspal yang mudah terlepas dan tipis menjadi indikasi kuat bahwa material yang digunakan tidak sesuai standar atau metode pengerjaan yang tidak tepat.

Warga menduga bahwa pihak kontraktor hanya mengejar penyelesaian proyek tanpa memperhatikan kualitas. Mereka meminta agar pemerintah daerah Manggarai Barat segera turun tangan untuk mengevaluasi dan memperbaiki proyek tersebut, serta membuka informasi transparan kepada publik terkait kontraktor dan anggaran yang digunakan.

Advertisement
https://idealis.id/wp-content/uploads/2026/04/Untitled-image-6.jpeg
Scroll kebawah untuk lihat konten
Baca Juga :  Polisi Kanada Temukan Kasus Narkoba Terbesar Dalam Sejarah Kota Prince George
  • Bagikan