Scroll Ke bawah untuk melanjutkan

Revolusi Hati Nurani: Restorasi Justice Jadi Nafas Baru Penegakan Hukum

Kontributor : Yos Bataona Editor: Redaksi
revolusi-hati-nurani-restorasi-justice-jadi-nafas-baru-penegakan-hukum

“Tantangan terbesar adalah mengubah cara pandang kita tentang keadilan,” tutur Tegar. “Bahwa menghukum bukan selalu solusi terbaik. Bahwa dalam banyak kasus, maaf dan dialog justru lebih menyembuhkan.”

Talkshow ini bukan hanya ajang sosialisasi. Ia adalah nyala kecil yang mungkin menyalakan api besar perubahan. Ketika masyarakat mulai memahami bahwa keadilan tidak harus berarti vonis, tetapi bisa juga berarti pelukan damai dan pemulihan jiwa, maka hukum tidak lagi dingin. Ia hidup. Ia bernapas.

Menutup sesi, Tegar mengutip kalimat yang memaku sunyi studio:

“Hati Nurani Adalah Suatu Badan Keadilan, Yang Keputusannya Tidak Dapat Diajukan Banding.”

Mungkin, di tengah dunia yang keras ini, keadilan yang lahir dari hati nurani adalah satu-satunya hukum yang tidak pernah gagal menyentuh jiwa. Restorasi Justice bukan hanya sebuah mekanisme. Ia adalah revolusi. Revolusi hati nurani.

Baca Juga :  Bongkar Kasus Korupsi DAK Fisik di SLBN Lewoleba, Dua Tersangka Ditahan Kejari Lembata
  • Bagikan