Scroll Ke bawah untuk melanjutkan

Sedikitnya 3 orang tewas tertembak di dalam bus yang mengangkut warga Israel di Tepi Barat

tewas
Pasukan keamanan dan petugas tanggap darurat menanggapi lokasi penembakan yang menargetkan bus dan kendaraan lain pada hari Senin di desa Palestina Al-Funduq, Tepi Barat. (Amir Levy)

Serangan mendadak pertama di Israel hampir 15 bulan lalu menewaskan sekitar 1.200 orang, termasuk beberapa warga negara lain. Sekitar 100 sandera masih berada di Gaza, sedikitnya sepertiganya diyakini pemerintah Israel telah tewas.

Baca Juga : Trudeau mundur, Trump sarankan Kanada bergabung dengan AS

Advertisement
PASANG IKLAN DISINI
Scroll kebawah untuk lihat konten

Hamas telah menderita kerugian besar tetapi telah berulang kali bangkit kembali setelah operasi Israel. Militan menembakkan tiga proyektil ke Israel dari Gaza pada hari Senin kemarin, salah satunya berhasil dicegat kata militer Israel dan hingga saat ini belum ada laporan korban jiwa.

Perang telah menghancurkan sebagian besar wilayah Gaza dan menyebabkan 90 persen dari populasi wilayah tersebut yang berjumlah 2,3 juta orang mengungsi.

Kelompok-kelompok bantuan sosial yang bergerak di Gaza menyebutkan, pertempuran yang terus berkecamuk dan runtuhnya hukum serta ketertiban di banyak, daerah membuat sulit untuk menyediakan makanan yang sangat dibutuhkan dan bantuan lainnya. (Red)

Baca Juga :  3 Pria Dari Inggris Ditangkap dan Didakwa atas pembunuhan di Ontario
  • Bagikan