Serangan mendadak pertama di Israel hampir 15 bulan lalu menewaskan sekitar 1.200 orang, termasuk beberapa warga negara lain. Sekitar 100 sandera masih berada di Gaza, sedikitnya sepertiganya diyakini pemerintah Israel telah tewas.
Baca Juga : Trudeau mundur, Trump sarankan Kanada bergabung dengan AS
Hamas telah menderita kerugian besar tetapi telah berulang kali bangkit kembali setelah operasi Israel. Militan menembakkan tiga proyektil ke Israel dari Gaza pada hari Senin kemarin, salah satunya berhasil dicegat kata militer Israel dan hingga saat ini belum ada laporan korban jiwa.
Perang telah menghancurkan sebagian besar wilayah Gaza dan menyebabkan 90 persen dari populasi wilayah tersebut yang berjumlah 2,3 juta orang mengungsi.
Kelompok-kelompok bantuan sosial yang bergerak di Gaza menyebutkan, pertempuran yang terus berkecamuk dan runtuhnya hukum serta ketertiban di banyak, daerah membuat sulit untuk menyediakan makanan yang sangat dibutuhkan dan bantuan lainnya. (Red)
Tetap Terhubung Dengan Kami:
Ikuti Kami
Subscribe
CATATAN REDAKSI: Apabila Ada Pihak Yang Merasa Dirugikan Dan /Atau Keberatan Dengan Penayangan Artikel Dan /Atau Berita Tersebut Diatas, Anda Dapat Mengirimkan Artikel Dan /Atau Berita Berisi Sanggahan Dan /Atau Koreksi Kepada Redaksi Kami Laporkan,
Sebagaimana Diatur Dalam Pasal (1) Ayat (11) Dan (12) Undang-Undang Nomor 40 Tahun 1999 Tentang Pers.








