“Saya sungguh gembira karena penangkapan telah dilakukan,” katanya. Hussain mengatakan bahwa ia merasa frustrasi sebelum penangkapan pertama kali diumumkan pada bulan Oktober. Ia mengatakan bahwa ia merindukan waktu bersama Sharif, dan mengingatnya sebagai sosok yang lucu, baik, dan suka menolong.
“Saat dia meninggal, saya jadi kacau balau,” katanya.
Beberapa hari setelah serangan, polisi menganggap kematian Rahman sebagai pembunuhan. Mereka merilis rekaman video dari kamera pengawas yang memperlihatkan seorang tersangka melarikan diri dari tempat kejadian perkara dengan sebuah kendaraan. (Red)
Tetap Terhubung Dengan Kami:
Ikuti Kami
Subscribe
CATATAN REDAKSI: Apabila Ada Pihak Yang Merasa Dirugikan Dan /Atau Keberatan Dengan Penayangan Artikel Dan /Atau Berita Tersebut Diatas, Anda Dapat Mengirimkan Artikel Dan /Atau Berita Berisi Sanggahan Dan /Atau Koreksi Kepada Redaksi Kami Laporkan,
Sebagaimana Diatur Dalam Pasal (1) Ayat (11) Dan (12) Undang-Undang Nomor 40 Tahun 1999 Tentang Pers.








