Scroll Ke bawah untuk melanjutkan

Topik : 

Sedikitnya 44 Orang Tewas Akibat Badai Helene Yang Menghantam Wilayah Tenggara AS

badai
Badai Helene di Amerika

Salah satu korban Laurie Lilliott menceritakan, ia berhenti di jalannya di Dekle Beach, Florida, setelah menerobos badai, ia tidak dapat melihat garis atap rumahnya di balik pepohonan palem. Atap rumahnya telah runtuh, terkoyak oleh gelombang badai helene yang menghantam, hanya satu sudut tembok masih disangga oleh tiang pancang.

“Butuh waktu lama bagi saya untuk bernapas,” kata Lilliott.

Masyarakat di Florida bahkan belum pulih dari kehancuran yang di akibatkan badai tahun 2023 kemarin, dan saat ini dihadapi dengan kenyataan badai besar lain yang menghancurkan harta benda mereka.

Baca Juga : Jadwal Kampanye Resmi Dirilis! KPU NTT Pastikan Pemilu 2024 Berjalan Lancar

Total hingga hari ini, ada lima korban tewas di Florida, para korban berada di lingkungan zona merah tempat dimana semua warga diminta mengungsi menghindari badai, kata Bob Gualtieri, sheriff di daerah Pinellas County di wilayah St. Petersburg.

Beberapa yang bertahan akhirnya bersembunyi di loteng rumah mereka untuk menghindari banjir. Bob juga mengatakan jumlah korban tewas dapat bertambah karena petugas belum selesai mengecek ke rumah-rumah di daerah yang terkena banjir.

Baca Juga :  Israel Lancarkan Serangan Udara di Gaza Utara
  • Bagikan