Scroll Ke bawah untuk melanjutkan

Topik : 

RCMP Lakukan Investigasi Setelah Email Berisi Ancaman Bom Dikirim ke Berbagai Institusi Yahudi di Kanada

yahudi
Sinagoge Adath Israel Poale Zedek Anshei Ozeroff di Hampstead, Que

Serangan yang ‘Gagal’ terhadap jiwa masyarakat

Rabbi Reuben Poupko dari Kongregasi Beth Israel Beth Aaron di Côte Saint-Luc, sebuah kota di Pulau Montreal, mengatakan dia terbangun karena menerima email pada hari Rabu dan segera menyadari bahwa dia termasuk di antara lebih dari 100 orang lainnya yang menerimanya.

“Tujuan email itu sebenarnya adalah serangan terhadap jiwa suatu komunitas. Namun jika memang itu tujuannya, maka email itu pasti gagal,” kata Poupko.

Advertisement
PASANG IKLAN DISINI
Scroll kebawah untuk lihat konten

“Kehidupan orang Yahudi berjalan seperti biasa, dengan kewaspadaan yang lebih tinggi, ya, tetapi kami memahami bahwa tujuannya adalah untuk menakut-nakuti dan merusak kehidupan normal. Dan kami tidak akan membiarkan hal itu terjadi.” katanya.

Dia mengatakan ada sekitar 24 sinagoge dan pusat komunitas yang menerima email di wilayah Montreal, termasuk di Westmount, Côte Saint-Luc, Côte-des-Neiges-Notre-Dame-de-Grâce dan Dollard-des-Ormeaux.

Wali Kota Montreal Valérie Plante mengunggah di X bahwa kotanya tengah memantau situasi tersebut dengan saksama.

“Ancaman, kekerasan, dan ketakutan tidak dapat diterima. Saya mengecam ancaman ini sekeras-kerasnya dan berterima kasih kepada (Polisi Montreal) atas kerja keras mereka,” tulis Plante.

Ia juga mengunggah ulang pernyataan dari wali kota wilayah Cote-des-Neiges-Notre-Dame-de-Grace, Gracia Kasoki Katahwa, yang mengecam “tindakan antisemit ini.”

Kepolisian di Toronto, York Region, Hamilton, Ottawa, dan Calgary semuanya telah merilis pernyataan yang mengonfirmasi bahwa sinagoge dan organisasi Yahudi lainnya menerima email tersebut dan bahwa petugas telah dikirim ke masing-masing sinagoge tersebut. Masing-masing mengatakan tidak ada bahan peledak yang ditemukan.

Di Ottawa, sebuah rumah sakit menerima email tersebut. Seorang juru bicara dari Rumah Sakit Queensway Carleton mengatakan kepada The Canadian Press, bahwa polisi menetapkan situasi tersebut “berisiko rendah” tetapi penyisiran intensif telah dilakukan di rumah sakit dan area sekitar.

Baca Juga :  Bangunan-bangunan di Jasper Kanada hancur setelah kebakaran hutan dahsyat

Baca Juga : AS Sebut Iran Targetkan Kampanye Harris dan Trump Dengan Serangan Siber

Organisasi advokasi Yahudi B’nai Brith Canada mengonfirmasi bahwa kantornya di Toronto dan Montreal juga menerima email tersebut.

Dihubungi melalui telepon, Rabbi Michael Whitman dari Sinagoge Adath Israel Poale Zedek Anshei Ozeroff di Hampstead mengatakan, dia tidak dapat lagi mengomentari email yang diterima sinagogenya karena sedang bekerja sama dengan bagian keamanan Federasi CJA.

Juru bicara Pusat Urusan Israel dan Yahudi (CIJA) Julien Corona mengatakan, email tersebut tampaknya dikirim untuk menimbulkan ketakutan yang meluas di komunitas Yahudi Kanada.

“Mereka ingin menakut-nakuti komunitas Yahudi dengan cara yang cukup emosional, dengan merujuk pada hal-hal yang menjijikkan, tujuannya adalah untuk mengintimidasi agar komunitas Yahudi tidak merasa aman di tempat yang seharusnya mereka merasa aman,” kata Corona dalam sebuah wawancara.

“Ini tidak dapat diterima dan juga merupakan bukti meningkatnya antisemitisme di negara kita.” kata corona.

Corona mengatakan CIJA berkoordinasi erat dengan kepolisian, Federasi CJA, dan mitra komunitasnya, yang mencakup semua sinagoge dan pusat komunitas Yahudi di kota tersebut. (Red)

  • Bagikan