Pada hari Sabtu, ratusan demonstran berkumpul di luar dealer di berbagai kota di AS dan Eropa. Ini merupakan bagian dari upaya untuk meningkatkan tekanan terhadap perusahaan, yang baru-baru ini mengalami penurunan penjualan kendaraan. Penjualan di Eropa misalnya, turun 49% dalam dua bulan pertama tahun ini meskipun penjualan kendaraan listrik secara keseluruhan menunjukkan tren positif.
Musk sendiri pada Minggu mengakui bahwa keterlibatannya dalam proyek di Departemen Efisiensi Pemerintah (DOGE) telah merugikan harga saham Tesla, yang ia sebut sebagai “pekerjaan yang sangat mahal.” Peran Musk dalam DOGE juga memicu protes dari pihak-pihak yang menentang aktivitas tersebut, termasuk terkait dengan akses terhadap data sensitif milik warga Amerika.
Sekitar sepertiga dari kekayaan Musk, yang diperkirakan mencapai $330 miliar, berasal dari saham yang ia pegang di Tesla. Setelah kemenangan Trump pada November lalu, harga saham Tesla sempat meroket ke angka tertinggi $479 per saham pada 17 Desember, namun kini saham tersebut telah jatuh hampir 48%. (Red)
Tetap Terhubung Dengan Kami:
Ikuti Kami
Subscribe
CATATAN REDAKSI: Apabila Ada Pihak Yang Merasa Dirugikan Dan /Atau Keberatan Dengan Penayangan Artikel Dan /Atau Berita Tersebut Diatas, Anda Dapat Mengirimkan Artikel Dan /Atau Berita Berisi Sanggahan Dan /Atau Koreksi Kepada Redaksi Kami Laporkan,
Sebagaimana Diatur Dalam Pasal (1) Ayat (11) Dan (12) Undang-Undang Nomor 40 Tahun 1999 Tentang Pers.








