Sementara itu, pemimpin masa depan Jerman, Friedrich Merz, mengisyaratkan bahwa Inggris dan Prancis mungkin akan “berbagi” senjata nuklir mereka di masa depan. Menteri Luar Negeri Jerman, Annalena Baerbock, menyebut perlakuan Trump terhadap Zelenskyy sebagai awal dari “era baru kejahatan,” namun menegaskan bahwa hal ini justru akan memperkuat komitmen Jerman terhadap Ukraina.
Baerbock menambahkan, meskipun kengerian yang ditimbulkan oleh kejadian tersebut semakin besar, komitmen Jerman terhadap Ukraina dan keamanan Eropa justru semakin kuat. Ia menyebut Ukraina sebagai bagian dari Eropa yang bebas dan demokratis, dan menegaskan bahwa tidak ada keraguan mengenai siapa yang menjadi agresor dan siapa yang berjuang membela kebebasan dalam konflik ini. (Red)
Tetap Terhubung Dengan Kami:
Ikuti Kami
Subscribe
CATATAN REDAKSI: Apabila Ada Pihak Yang Merasa Dirugikan Dan /Atau Keberatan Dengan Penayangan Artikel Dan /Atau Berita Tersebut Diatas, Anda Dapat Mengirimkan Artikel Dan /Atau Berita Berisi Sanggahan Dan /Atau Koreksi Kepada Redaksi Kami Laporkan,
Sebagaimana Diatur Dalam Pasal (1) Ayat (11) Dan (12) Undang-Undang Nomor 40 Tahun 1999 Tentang Pers.








