Meskipun serangan-serangan ini memiliki tingkat efektivitas yang berbeda-beda, mereka mengganggu jalur perdagangan penting yang dilalui melalui Terusan Suez. Baik Hamas maupun Houthi, yang keduanya diidentifikasi sebagai organisasi teroris oleh AS, mendapat dukungan dari Iran.
Dalam pernyataannya mengenai program nuklir Iran, Waltz menggemakan ancaman-ancaman yang telah disampaikan oleh Trump sebelumnya: “Hentikan program ini, atau akan ada konsekuensinya.” Waltz menekankan bahwa AS berupaya untuk membongkar “program nuklir secara penuh.”
“Kami telah menyaksikan dampak kematian dan kehancuran akibat dukungan Iran terhadap proksi-proksinya,” kata Waltz, merujuk pada kelompok seperti Houthi. “Jika Iran memiliki senjata nuklir, seluruh Timur Tengah akan terjerumus ke dalam perlombaan senjata, dan itu sama sekali tidak bisa diterima demi keamanan nasional kita.” tuturnya.
Waltz juga mencatat bahwa masih ada peluang untuk diplomasi antara AS dan Iran, meskipun ada tekanan yang jelas.
Baca Juga : Venezuela Setuju Terima Warga Negaranya Yang dideportasi Amerika
Tetap Terhubung Dengan Kami:
Ikuti Kami
Subscribe
CATATAN REDAKSI: Apabila Ada Pihak Yang Merasa Dirugikan Dan /Atau Keberatan Dengan Penayangan Artikel Dan /Atau Berita Tersebut Diatas, Anda Dapat Mengirimkan Artikel Dan /Atau Berita Berisi Sanggahan Dan /Atau Koreksi Kepada Redaksi Kami Laporkan,
Sebagaimana Diatur Dalam Pasal (1) Ayat (11) Dan (12) Undang-Undang Nomor 40 Tahun 1999 Tentang Pers.









