Selama masa jabatan pertama Trump, ia menarik AS dari kesepakatan nuklir dengan Iran dan negara-negara lainnya yang bertujuan menahan program itu, sambil memberlakukan serangkaian sanksi baru terhadap negara tersebut.
Menanggapi surat itu, Khamenei menyatakan dalam pidato yang disiarkan televisi bahwa “Orang Amerika harus tahu bahwa ancaman tidak akan membawa mereka ke mana-mana ketika menghadapi Iran,” seraya menambahkan bahwa AS “dan negara lain harus tahu bahwa jika mereka melakukan sesuatu yang mencemarkan nama baik bangsa Iran, mereka akan menerima pukulan keras,” menurut laporan kantor berita AFP.
Iran telah berulang kali membantah klaim bahwa program nuklirnya bertujuan untuk mengembangkan senjata nuklir, namun disisi lain terus melakukan pemurnian uranium agar mencapai batas syarat kemurnian untuk bom atom menurut IAEA. (Red)
Tetap Terhubung Dengan Kami:
Ikuti Kami
Subscribe
CATATAN REDAKSI: Apabila Ada Pihak Yang Merasa Dirugikan Dan /Atau Keberatan Dengan Penayangan Artikel Dan /Atau Berita Tersebut Diatas, Anda Dapat Mengirimkan Artikel Dan /Atau Berita Berisi Sanggahan Dan /Atau Koreksi Kepada Redaksi Kami Laporkan,
Sebagaimana Diatur Dalam Pasal (1) Ayat (11) Dan (12) Undang-Undang Nomor 40 Tahun 1999 Tentang Pers.








