Scroll Ke bawah untuk melanjutkan

Topik : 

Puluhan Orang Tewas Dalam Serangan di Gaza dan Penusukan di Israel Menewaskan 2 Orang

Israel
Polisi Mengamankan Lokasi Kejadian Penusukan
Israel
Serangan Roket di Gaza

Hal ini menjadi mungkin jika kita mengingat saat Iran menyerang Israel pada tanggal 13 April lalu, sebagai tanggapan atas pengeboman kedutaan besarnya di Damaskus, Iran menembakkan lebih dari 300 rudal balistik, rudal jelajah, dan pesawat nirawak dalam rentetan tembakan terus menerus sehingga berbagai proyektil dapat mencapai Israel secara bersamaan.

Baca Juga : PM Inggris kecam Serangan di Hotel ‘Kekerasan Ekstrem Sayap Kanan’

Advertisement
PASANG IKLAN DISINI
Scroll kebawah untuk lihat konten

Sementara itu AS, Inggris, dan Prancis telah memberi tahu warga negara mereka untuk tidak pergi ke Lebanon, dan menyarankan mereka yang sudah berada di sana untuk meninggalkan negara itu. Kedutaan Besar AS di Beirut menghimbau mereka yang ingin meninggalkan Lebanon untuk “memesan tiket apa pun yang tersedia bagi mereka.”

Maskapai Air France memperpanjang penangguhan penerbangan antara Paris dan Beirut hingga 6 Agustus, dengan alasan situasi keamanan. “Dibukanya kembali layanan akan bergantung pada penilaian baru terhadap situasi di lapangan,” kata salah seorang petinggi Air France, sembari meminta maaf atas terlantarnya ribuan orang penumpang karena pembatalan penerbangan. (Red)

Baca Juga :  Pendiri Aplikasi Telegram Pavel Durov ditangkap di Prancis
  • Bagikan