Baca Juga : Ancaman Perang AS Vs Iran Jika Pembicaraan Nuklir Gagal
Rusia, seperti halnya Ukraina, memungkinkan warga negara asing untuk bergabung dalam militernya, dan gaji yang ditawarkan oleh Moskow menjadi salah satu alasan banyaknya orang asing yang tertarik untuk bergabung dengan pasukan Rusia.
Sementara itu, juru bicara Departemen Luar Negeri AS, Tammy Bruce, menyebutkan penemuan ini sebagai sebuah masalah yang mengkhawatirkan, dengan menekankan bahwa kerjasama antara Rusia dan China hanya akan memperburuk ketidakstabilan global dan meningkatkan ancaman terhadap keamanan negara-negara lain, termasuk AS.
Pada saat yang sama, pasukan asing juga bergabung dengan Ukraina untuk melawan invasi Rusia. Meski demikian, pemerintah AS telah memperingatkan warganya untuk tidak bepergian ke Ukraina.
Sementara itu, meskipun Amerika Serikat telah mengusulkan gencatan senjata selama 30 hari, Rusia menolaknya dan kedua belah pihak kini diperkirakan tengah mempersiapkan serangan besar pada musim semi dan musim panas mendatang.
Tetap Terhubung Dengan Kami:
Ikuti Kami
Subscribe
CATATAN REDAKSI: Apabila Ada Pihak Yang Merasa Dirugikan Dan /Atau Keberatan Dengan Penayangan Artikel Dan /Atau Berita Tersebut Diatas, Anda Dapat Mengirimkan Artikel Dan /Atau Berita Berisi Sanggahan Dan /Atau Koreksi Kepada Redaksi Kami Laporkan,
Sebagaimana Diatur Dalam Pasal (1) Ayat (11) Dan (12) Undang-Undang Nomor 40 Tahun 1999 Tentang Pers.









