Scroll Ke bawah untuk melanjutkan

Banjir dan Longsor Melanda Kota Palopo dan Kabupaten Luwu

Kontributor : SN001
IMG 20240331 WA0000
Penanganan Tanah Longsor bersama tim gabungan di kota Palopo, Sabtu (30/3). Sumber foto: BPBD Kota Palopo

Jakarta, SN – Banjir melanda Kabupaten Luwu, Sulawesi Selatan. Banjir dipicu hujan lebat disertai pasang air laut sehingga menyebabkan banjir pada Jumat, (29/3).

Banjir setinggi 20 hingga 50 cm merendam wilayah desa Tanarigella, Sakti, Padang Kalua, Barowa, Pabbarasseng, Pammesakang, Karang-Karangan, Toddopuli di kecamatan Bua dan desa Parekaju di kecamatan Parekaju.

Advertisement
PASANG IKLAN DISINI
Scroll kebawah untuk lihat konten

Berdasarkan laporan Pusat Pengendalian Operasi (Pusdalops) BPBD Kabupaten Luwu, dampak kejadian banjir mengakibatkan 314 Kepala Keluarga terdampak, dan tidak ada korban jiwa akibat peristiwa ini.

Untuk kerugian materil sebanyak 314 rumah terendam, 2 unit fasilitas Pendidikan terdampak, 1 unit fasilitas Kesehatan terdampak, dan kebun jagung dan area perawahan disekitar bantaran Sungai Bua rusak. Di desa Parekaju tanggul penahan tebing hanyut sepanjang 21 meter sehingga membuat kerusakan pada badan jalan.

Penanganan banjir dilakukan tim gabungan melakukan pertolongan dan membantu warga membersihkan sisa-sisa material bawaan banjir berupa lumpur. Kondisi terkini banjir berangsur surut.

Baca Juga :  Pendeta Dr. Edward Dethan: Menyoroti Toleransi Anis Baswedan di Tengah Kontroversi
  • Bagikan