Scroll Ke bawah untuk melanjutkan

Atalia Praratya: Tragedi Anak SD di NTT Menunjukkan Luka Sosial Kemiskinan yang Lebih Dalam

tragedi
Anggota Komisi VIII DPR RI Atalia Praratya

SN, Jakarta — Tragedi kematian seorang siswa sekolah dasar di Kabupaten Ngada, Nusa Tenggara Timur, kembali menyoroti persoalan kemiskinan struktural dan dampaknya terhadap anak-anak. Anggota Komisi VIII DPR RI dari Fraksi Golkar, Atalia Praratya, menyebut peristiwa tersebut sebagai peringatan keras bahwa kemiskinan tidak berhenti pada keterbatasan ekonomi, tetapi juga meninggalkan tekanan psikologis yang serius bagi anak dan keluarga.

Dalam pernyataan tertulis yang disampaikan pada Rabu (4/2/2026), Atalia menyampaikan duka mendalam atas tragedi tersebut. Ia menilai kasus ini tidak dapat dipandang sebagai persoalan individual atau semata-mata urusan keluarga, melainkan cerminan dari kerentanan sosial yang masih dialami sebagian masyarakat Indonesia, khususnya di daerah dengan keterbatasan layanan dasar.

“Peristiwa ini menyentuh sisi paling mendasar dari kemanusiaan kita. Kemiskinan bukan hanya soal kekurangan materi, tetapi juga berpengaruh besar pada kondisi psikologis anak dan dinamika relasi dalam keluarga,” ujar Atalia.

Baca Juga :  Banjir dan Longsor Sukabumi : Sepuluh Warga Meninggal Dunia, Dua Masih Dalam Pencarian
  • Bagikan