Jakarta, SNC – Badan Kepegawaian Negara (BKN) melakukan langkah strategis untuk meningkatkan akurasi perencanaan ASN melalui pemadanan data antara Nomor Pokok Sekolah Nasional (NPSN) dan Unor Sekolah pada fitur SIASN Perencanaan. Pemadanan ini menjadi tindak lanjut integrasi SIASN dengan sistem Verifikasi dan Validasi Satuan Pendidikan (VerValSP) milik Kementerian Pendidikan Dasar dan Menengah (Kemendikdasmen).
Kegiatan yang digelar di Jakarta pada Senin hingga Selasa, 22–23 September 2025, melibatkan Dinas Pendidikan seluruh instansi daerah, Badan Kepegawaian dan Pengembangan Sumber Daya Manusia (BKPSDM), dan Biro Organisasi Kemendikdasmen, baik secara luring maupun daring. Tujuannya untuk memastikan data yang digunakan dalam perencanaan kebutuhan ASN valid, akurat, dan bebas duplikasi, sehingga jumlah guru dan tenaga kependidikan dapat ditentukan secara tepat sesuai kebutuhan nyata di masing-masing sekolah.
Pemadanan Data Jadi Prioritas Jadi Kunci Akurasi Perencanaan ASN
Direktur Perencanaan Kebutuhan ASN BKN, Mohammad Ridwan, menyatakan bahwa pemadanan data ini sangat krusial. Menurutnya, keterlambatan atau ketidaktepatan data dapat menghambat proses perencanaan ASN dan berdampak pada penempatan pegawai di sekolah-sekolah.
Tetap Terhubung Dengan Kami:
Ikuti Kami
Subscribe
CATATAN REDAKSI: Apabila Ada Pihak Yang Merasa Dirugikan Dan /Atau Keberatan Dengan Penayangan Artikel Dan /Atau Berita Tersebut Diatas, Anda Dapat Mengirimkan Artikel Dan /Atau Berita Berisi Sanggahan Dan /Atau Koreksi Kepada Redaksi Kami Laporkan,
Sebagaimana Diatur Dalam Pasal (1) Ayat (11) Dan (12) Undang-Undang Nomor 40 Tahun 1999 Tentang Pers.








