Sei-news.com, Jakarta – Ketua Umum DPP KNPI, Putri Khairunnisa, mendesak Rosan Roeslani untuk memilih salah satu jabatan antara Menteri Investasi dan Hilirisasi/Kepala BKPM atau Kepala (CEO) Badan Pengelola Investasi (BPI) Danantara.
Desakan ini disampaikan sebagai bentuk perhatian terhadap potensi konflik kepentingan dan profesionalisme dalam pengelolaan aset negara yang mencapai ribuan triliun rupiah.
Menurut Putri Khairunnisa, kelahiran BPI Danantara sebagai lembaga pengelola investasi nasional merupakan terobosan positif untuk memperkuat perekonomian Indonesia. Namun, ia menilai keberhasilan lembaga tersebut sangat bergantung pada integritas dan profesionalisme para pemimpinnya.
Soroti Rangkap Jabatan
Dalam keterangannya kepada media, Sabtu (1/3/2025), Putri Khairunnisa menegaskan bahwa rangkap jabatan yang dipegang Rosan Roeslani berpotensi menimbulkan konflik kepentingan yang merugikan negara.
“Dengan potensi aset bernilai ribuan triliun yang dikelola Danantara, pemimpin lembaga ini harus fokus penuh, profesional, dan bersih. Rangkap jabatan hanya akan merusak reputasi dan efektivitas BPI Danantara,” ujar Nisa, sapaan akrabnya.
Tetap Terhubung Dengan Kami:
Ikuti Kami
Subscribe
CATATAN REDAKSI: Apabila Ada Pihak Yang Merasa Dirugikan Dan /Atau Keberatan Dengan Penayangan Artikel Dan /Atau Berita Tersebut Diatas, Anda Dapat Mengirimkan Artikel Dan /Atau Berita Berisi Sanggahan Dan /Atau Koreksi Kepada Redaksi Kami Laporkan,
Sebagaimana Diatur Dalam Pasal (1) Ayat (11) Dan (12) Undang-Undang Nomor 40 Tahun 1999 Tentang Pers.









