Gubernur NTT Emanuel Melkiades Laka Lena menilai pengumuman swasembada pangan nasional sebagai momentum konsolidasi kebijakan daerah. Menurutnya, keberhasilan nasional harus dijaga dengan penguatan produksi berbasis karakter wilayah, terutama di daerah-daerah yang selama ini berada di pinggiran pembangunan.
Sementara itu, Bupati Kupang Yosef Lede menyampaikan bahwa Kabupaten Kupang kini telah mencapai swasembada pangan secara regional. Lebih jauh, ia menyebut arah pembangunan pertanian Kabupaten Kupang ke depan tidak lagi sebatas mencukupi kebutuhan sendiri, melainkan menjadi daerah penyangga pangan bagi wilayah perkotaan di sekitarnya.
“Kabupaten Kupang sekarang ini sudah swasembada pangan. Ke depan, kita tidak lagi berpikir hanya untuk swasembada, tetapi bagaimana menjadi penyuplai bagi Kota Kupang,” ujar Yosef Lede.
Meski demikian, ia tidak menutup mata terhadap tantangan yang masih dihadapi. Saat ini, pengelolaan lahan pertanian di Kabupaten Kupang baru mencapai sekitar 53 persen. Artinya, masih terdapat ruang besar untuk optimalisasi lahan, penguatan sumber daya air, dan dukungan sarana produksi dari pemerintah pusat.
Tetap Terhubung Dengan Kami:
Ikuti Kami
Subscribe
CATATAN REDAKSI: Apabila Ada Pihak Yang Merasa Dirugikan Dan /Atau Keberatan Dengan Penayangan Artikel Dan /Atau Berita Tersebut Diatas, Anda Dapat Mengirimkan Artikel Dan /Atau Berita Berisi Sanggahan Dan /Atau Koreksi Kepada Redaksi Kami Laporkan,
Sebagaimana Diatur Dalam Pasal (1) Ayat (11) Dan (12) Undang-Undang Nomor 40 Tahun 1999 Tentang Pers.









