Pembangunan fisik memang penting, tetapi pembangunan manusia jauh lebih mendasar. Jalan yang mulus tidak akan banyak berarti apabila anak-anak muda kehilangan kesempatan untuk belajar, mengembangkan kemampuan, dan membangun masa depan. Sebaliknya, generasi muda yang sehat, terdidik, terampil, dan memiliki kepedulian sosial merupakan modal penting bagi kemajuan kampung.
Kita harus menyadari bahwa setiap anak muda menyimpan potensi yang tidak selalu terlihat hari ini. Mereka dapat menjadi guru, petani inovatif, tenaga kesehatan, pengusaha, pemimpin masyarakat, pelestari budaya, atau profesi lain yang memberikan manfaat bagi sesama. Akan tetapi, potensi tersebut membutuhkan kesempatan, pendampingan, dan lingkungan yang mendukung agar dapat berkembang.
Karena itu, jangan biarkan persoalan miras merampas kesempatan mereka untuk tumbuh dan meraih cita-cita. Jangan pula membiarkan ketidakpedulian mengikis tanggung jawab kita sebagai orang tua, pendidik, pemimpin, dan anggota masyarakat.
Kita tidak membutuhkan generasi muda yang hanya pandai menerima nasihat, tetapi generasi yang mampu berpikir kritis, mengambil keputusan secara bertanggung jawab, bekerja keras, dan berkontribusi bagi lingkungannya. Untuk mewujudkannya, kita harus menyediakan pendidikan yang bermakna, keteladanan yang nyata, ruang kreativitas yang terbuka, serta perlindungan yang memadai.
Tetap Terhubung Dengan Kami:
CATATAN REDAKSI: Apabila Ada Pihak Yang Merasa Dirugikan Dan /Atau Keberatan Dengan Penayangan Artikel Dan /Atau Berita Tersebut Diatas, Anda Dapat Mengirimkan Artikel Dan /Atau Berita Berisi Sanggahan Dan /Atau Koreksi Kepada Redaksi Kami Laporkan,
Sebagaimana Diatur Dalam Pasal (1) Ayat (11) Dan (12) Undang-Undang Nomor 40 Tahun 1999 Tentang Pers.
