JANGAN BIARKAN MIRAS MERAMPAS MASA DEPAN ANAK KAMPUNG

Kontributor : Yafet Tunliu Editor: Redaksi
IMG 20261007 WA0003 1

Pembangunan fisik memang penting, tetapi pembangunan manusia jauh lebih mendasar. Jalan yang mulus tidak akan banyak berarti apabila anak-anak muda kehilangan kesempatan untuk belajar, mengembangkan kemampuan, dan membangun masa depan. Sebaliknya, generasi muda yang sehat, terdidik, terampil, dan memiliki kepedulian sosial merupakan modal penting bagi kemajuan kampung.

Kita harus menyadari bahwa setiap anak muda menyimpan potensi yang tidak selalu terlihat hari ini. Mereka dapat menjadi guru, petani inovatif, tenaga kesehatan, pengusaha, pemimpin masyarakat, pelestari budaya, atau profesi lain yang memberikan manfaat bagi sesama. Akan tetapi, potensi tersebut membutuhkan kesempatan, pendampingan, dan lingkungan yang mendukung agar dapat berkembang.

Advertisement
https://idealis.id/wp-content/uploads/2026/04/Untitled-image-6.jpeg
Scroll kebawah untuk lihat konten

Karena itu, jangan biarkan persoalan miras merampas kesempatan mereka untuk tumbuh dan meraih cita-cita. Jangan pula membiarkan ketidakpedulian mengikis tanggung jawab kita sebagai orang tua, pendidik, pemimpin, dan anggota masyarakat.

Kita tidak membutuhkan generasi muda yang hanya pandai menerima nasihat, tetapi generasi yang mampu berpikir kritis, mengambil keputusan secara bertanggung jawab, bekerja keras, dan berkontribusi bagi lingkungannya. Untuk mewujudkannya, kita harus menyediakan pendidikan yang bermakna, keteladanan yang nyata, ruang kreativitas yang terbuka, serta perlindungan yang memadai.

Advertisement
https://idealis.id/wp-content/uploads/2026/04/Untitled-image-6.jpeg
Scroll kebawah untuk lihat konten
Baca Juga :  Menakar Dasa Cita NTT: Antara Janji Pembangunan dan Realitas Lapangan
  • Bagikan