Scroll Ke bawah untuk melanjutkan

Menakar Dasa Cita NTT: Antara Janji Pembangunan dan Realitas Lapangan

Kontributor : SN Editor: Redaksi
menakar-dasa-cita-ntt-antara-janji-pembangunan-dan-realitas-lapangan
Menakar Dasa Cita NTT: Antara Janji Pembangunan dan Realitas Lapangan

Menakar Dasa Cita NTT: Janji yang Bekerja, atau Sekadar Bekerja sebagai Janji?

OPINI, SNC – Setiap rezim selalu datang dengan slogan. Di Nusa Tenggara Timur, slogan itu bernama Dasa Cita yang diklaim sebagai fondasi pembangunan. Di atas kertas, ia terdengar lengkap: pariwisata, kesehatan, pendidikan, infrastruktur, hingga reformasi birokrasi. Namun pengalaman publik mengajarkan satu hal penting: kebijakan yang baik di dokumen belum tentu bekerja di lapangan.

Karena itu, Dasa Cita perlu diuji bukan dari seberapa sering ia diucapkan, melainkan dari seberapa jauh ia mengubah kehidupan warga, petani, nelayan, buruh, perempuan, dan anak muda, yang selama ini hidup di wilayah dengan indeks kemiskinan tinggi dan akses layanan dasar yang terbatas.

Dasa Cita ketiga menjadikan pariwisata sebagai penggerak ekonomi lokal. Festival berskala internasional, ribuan tamu asing, dan jutaan penonton digital memang menciptakan kesan kemajuan. Namun pertanyaan krusialnya adalah: ekonomi siapa yang digerakkan?

Baca Juga :  Makna di Balik Cool Box: Membaca Arah Kebijakan Perikanan Kabupaten Kupang
  • Bagikan