Scroll Ke bawah untuk melanjutkan

Menakar Dasa Cita NTT: Antara Janji Pembangunan dan Realitas Lapangan

Kontributor : SN Editor: Redaksi
menakar-dasa-cita-ntt-antara-janji-pembangunan-dan-realitas-lapangan
Menakar Dasa Cita NTT: Antara Janji Pembangunan dan Realitas Lapangan

Tanpa keterlibatan industri lokal yang nyata dan pasar kerja yang siap menyerap, sekolah vokasi berisiko menjadi pabrik ijazah versi baru. Publik berhak mengetahui: berapa persen lulusan yang benar-benar bekerja di sektor lokal? Tanpa jawaban ini, vokasi hanya akan menunda pengangguran, bukan menyelesaikannya.

Infrastruktur: Antara Proyek dan Keadilan Akses

Dasa Cita ketujuh menyasar jalan, air, listrik, dan rumah layak huni. Ini janji paling konkret, sekaligus paling mudah diuji. Faktanya, masih banyak desa yang kesulitan air bersih, listrik belum stabil, dan rumah tidak layak huni.

Pemerintah berbicara tentang kilometer jalan dan jumlah rumah direnovasi. Warga berbicara tentang air yang tidak mengalir dan listrik yang sering padam. Di sinilah jurang antara indikator birokrasi dan pengalaman warga menjadi nyata.

Infrastruktur bukan sekadar output fisik, tetapi instrumen keadilan sosial.

PAD dan ASN: Pertumbuhan untuk Siapa?

Upaya meningkatkan Pendapatan Asli Daerah (PAD) patut diapresiasi. Namun publik perlu waspada: kenaikan PAD sering kali dibayar mahal oleh rakyat kecil—melalui retribusi, pajak lokal, dan biaya layanan.

Baca Juga :  Kepemimpinan Tentara: Disiplin, Pengorbanan, dan Rekam Jejak Teruji untuk NTT
  • Bagikan