Persoalan kesehatan mental menjadi isu yang relevan untuk dibicarakan di lingkungan pendidikan karena sekolah dan institusi pendidikan bukan hanya tempat membangun kemampuan intelektual.
Di dalamnya juga berlangsung proses pembentukan karakter, kepercayaan diri, kemampuan beradaptasi, serta keterampilan menghadapi persoalan kehidupan.
Generasi muda membutuhkan ruang untuk bertanya, berdiskusi, menyampaikan kegelisahan, dan memperoleh pemahaman yang benar mengenai persoalan yang mereka hadapi.
Prestasi akademik memang penting. Namun, keberhasilan pendidikan tidak semestinya hanya diukur dari angka, peringkat, atau kemampuan memenangkan persaingan.
Kemampuan mengelola tekanan, membangun hubungan sosial yang sehat, berpikir kritis, dan mengambil keputusan secara bertanggung jawab juga merupakan bagian dari kualitas sumber daya manusia.
Kuliah umum di EIS ini menjadi salah satu ruang untuk mempertemukan pengetahuan ilmiah dengan realitas kehidupan yang dihadapi generasi muda.
Lebih dari sekadar mendengarkan materi, peserta memperoleh kesempatan untuk melihat persoalan stres dan kecemasan dari sudut pandang yang berbeda: bukan sebagai sesuatu yang harus selalu ditakuti, melainkan sebagai respons tubuh dan pikiran yang perlu dipahami.
Mental Tangguh Bukan Berarti Tidak Pernah Cemas
Ada satu pesan penting yang dapat ditarik dari keseluruhan pemaparan dr. Ryu Hasan: manusia tidak harus hidup tanpa kecemasan untuk disebut memiliki ketahanan mental.
Tetap Terhubung Dengan Kami:
Ikuti Kami
Subscribe
CATATAN REDAKSI: Apabila Ada Pihak Yang Merasa Dirugikan Dan /Atau Keberatan Dengan Penayangan Artikel Dan /Atau Berita Tersebut Diatas, Anda Dapat Mengirimkan Artikel Dan /Atau Berita Berisi Sanggahan Dan /Atau Koreksi Kepada Redaksi Kami Laporkan,
Sebagaimana Diatur Dalam Pasal (1) Ayat (11) Dan (12) Undang-Undang Nomor 40 Tahun 1999 Tentang Pers.








