Pesan penting yang disampaikan dr. Ryu Hasan adalah bahwa stres dan kecemasan tidak selalu menjadi musuh. Dalam batas tertentu, keduanya justru merupakan mekanisme biologis yang membantu manusia mengenali ancaman, mengambil keputusan, dan mempertahankan kehidupannya.
Kecemasan Bukan Musuh, tetapi Mekanisme Bertahan Hidup
Dalam pemaparannya, dr. Ryu Hasan mengajak peserta melihat kecemasan dari perspektif biologi dan evolusi manusia.
Ia menjelaskan, stres merupakan tekanan yang dapat muncul dari berbagai situasi kehidupan. Sementara kecemasan merupakan respons mental terhadap ancaman atau kemungkinan ancaman yang dirasakan seseorang.
Keduanya memiliki hubungan, tetapi bukan sesuatu yang identik.
Untuk menjelaskan hal tersebut, dr. Ryu menggunakan ilustrasi sederhana tentang seekor kijang yang berhadapan dengan harimau.
Dalam situasi tersebut, kecemasan justru menjadi mekanisme yang menyelamatkan kehidupan. Kijang yang menyadari keberadaan predator akan segera mempersiapkan diri untuk melarikan diri. Sebaliknya, harimau juga mengalami respons yang mendorongnya mengejar mangsa.
Tetap Terhubung Dengan Kami:
Ikuti Kami
Subscribe
CATATAN REDAKSI: Apabila Ada Pihak Yang Merasa Dirugikan Dan /Atau Keberatan Dengan Penayangan Artikel Dan /Atau Berita Tersebut Diatas, Anda Dapat Mengirimkan Artikel Dan /Atau Berita Berisi Sanggahan Dan /Atau Koreksi Kepada Redaksi Kami Laporkan,
Sebagaimana Diatur Dalam Pasal (1) Ayat (11) Dan (12) Undang-Undang Nomor 40 Tahun 1999 Tentang Pers.








