dr. Ryu menyoroti perubahan kehidupan setelah hadirnya telepon pintar dan semakin luasnya penggunaan media sosial.
Menurutnya, generasi sebelumnya memiliki pola komunikasi dan interaksi sosial yang berbeda. Kehadiran telepon genggam pada awal perkembangannya lebih banyak digunakan untuk mengirim pesan dan berkomunikasi secara langsung dengan orang lain.
Namun, perkembangan telepon pintar mengubah pola kehidupan secara signifikan.
Informasi, komunikasi, hiburan, pekerjaan, pendidikan, hingga interaksi sosial kini berada dalam satu perangkat yang hampir selalu dibawa setiap orang.
Perubahan tersebut membawa kemudahan, tetapi juga menghadirkan tekanan baru.
Generasi muda tidak hanya berhadapan dengan persoalan yang terjadi di lingkungan sekitarnya. Mereka juga terus terpapar kehidupan orang lain melalui layar ponsel.
Pencapaian teman sebaya, gaya hidup, standar keberhasilan, penampilan, hingga berbagai perbandingan sosial dapat memengaruhi cara seseorang menilai dirinya sendiri.
Dalam situasi demikian, tekanan kehidupan tidak lagi berhenti ketika seseorang meninggalkan sekolah atau kampus. Dunia digital memungkinkan berbagai persoalan terus hadir bahkan ketika seseorang sedang beristirahat.
Tetap Terhubung Dengan Kami:
Ikuti Kami
Subscribe
CATATAN REDAKSI: Apabila Ada Pihak Yang Merasa Dirugikan Dan /Atau Keberatan Dengan Penayangan Artikel Dan /Atau Berita Tersebut Diatas, Anda Dapat Mengirimkan Artikel Dan /Atau Berita Berisi Sanggahan Dan /Atau Koreksi Kepada Redaksi Kami Laporkan,
Sebagaimana Diatur Dalam Pasal (1) Ayat (11) Dan (12) Undang-Undang Nomor 40 Tahun 1999 Tentang Pers.








