Hasil riset tidak cukup berhenti dalam bentuk publikasi ilmiah. Pengetahuan tersebut harus diterjemahkan menjadi teknologi tepat guna yang dapat digunakan nelayan, petani, pembudidaya ikan, UMKM, koperasi, dan masyarakat desa.
Pendekatan berbasis riset juga dapat memperkuat agenda hilirisasi yang menjadi salah satu fokus pembangunan nasional.
Jika sektor pertanian, perikanan, dan kelautan dapat dikembangkan dari hulu hingga hilir, masyarakat tidak lagi hanya menjadi produsen bahan mentah. Mereka dapat memperoleh nilai tambah melalui pengolahan, pengemasan, pemasaran, hingga ekspor.
Kebijakan Nasional Perlu Berpihak pada Karakter Kepulauan
Diskusi tersebut juga memperlihatkan pentingnya kebijakan afirmatif bagi daerah kepulauan.
Kebijakan nasional yang menggunakan pendekatan seragam berisiko tidak sepenuhnya menjawab persoalan NTT. Biaya logistik, keterpisahan geografis, akses energi, keterbatasan infrastruktur, hingga kapasitas sumber daya manusia membutuhkan desain kebijakan yang berbeda.
Karena itu, pembangunan NTT membutuhkan kombinasi antara agenda nasional dan inovasi lokal.
Tetap Terhubung Dengan Kami:
Ikuti Kami
Subscribe
CATATAN REDAKSI: Apabila Ada Pihak Yang Merasa Dirugikan Dan /Atau Keberatan Dengan Penayangan Artikel Dan /Atau Berita Tersebut Diatas, Anda Dapat Mengirimkan Artikel Dan /Atau Berita Berisi Sanggahan Dan /Atau Koreksi Kepada Redaksi Kami Laporkan,
Sebagaimana Diatur Dalam Pasal (1) Ayat (11) Dan (12) Undang-Undang Nomor 40 Tahun 1999 Tentang Pers.








