Scroll Ke bawah untuk melanjutkan

Hebat! Guru dan Siswa TTS Masuk Daftar 100 Penulis Terbaik Nasional

Kontributor : L.A Editor: Redaksi
7f3038d2 fc46 423d ad38 2e8a30a660eb

Kondisi ini menjadi refleksi sekaligus peluang. Apa yang dilakukan dua sekolah ini menunjukkan bahwa perubahan tidak harus dimulai dari fasilitas yang lengkap, tetapi dari keberanian untuk memulai dan konsistensi untuk melangkah.

Penggerak literasi daerah (Nyalanesia), Kabupaten Timor Tengah Selatan, Lefinus Asbanu, S.Pd., menilai capaian ini harus menjadi momentum bersama.

Menurutnya, dari sekitar 545 sekolah dasar di TTS, potensi besar masih belum tergarap secara optimal, khususnya dalam penguatan literasi menulis.

“Menulis adalah pintu masuk untuk meningkatkan kemampuan membaca dan berpikir siswa. Dari tulisan, kita bisa melihat bagaimana anak memahami, mengolah, dan menyampaikan gagasan,” ungkapnya.

Ia menekankan bahwa gerakan ini tidak boleh berhenti pada satu atau dua sekolah saja. Dibutuhkan keterlibatan lebih luas agar budaya literasi benar-benar hidup di ruang-ruang kelas.

Ke depan, Citra dan Fransina dijadwalkan menerima penganugerahan dalam Festival Literasi Nasional yang akan digelar di Surakarta pada 22–23 Mei 2026. Sebuah panggung yang lebih luas menanti, namun bagi mereka, kemenangan sejati telah dimulai sejak hari pertama mereka berani menulis.

Baca Juga :  Sekolah Rakyat dan Negara yang Hadir: Menata Ulang Arah Kebijakan Pendidikan Nasional
  • Bagikan