Scroll Ke bawah untuk melanjutkan

Viral Satu Foto, Gugur Dua Hak Anak: Potret Kelam Dunia Pendidikan di Ujung Negeri

Kontributor : SN Editor: Redaksi
viral-satu-foto-gugur-dua-hak-anak-potret-kelam-dunia-pendidikan-di-ujung-negeri
Viral Satu Foto, Gugur Dua Hak Anak: Potret Kelam Dunia Pendidikan di Ujung Negeri

Tanggapan dari Dinas Pendidikan Kabupaten Kupang baru muncul setelah media dan masyarakat ramai membicarakan kasus ini. Kepala Dinas, Eliazer Teuf, mengakui adanya laporan dan menyatakan telah memanggil kepala sekolah untuk klarifikasi.

Namun masyarakat bertanya: mengapa tindakan seperti ini bisa terjadi di sekolah negeri? Siapa yang mengawasi kepala sekolah di daerah terpencil? Dan berapa banyak kasus serupa yang tak pernah terungkap hanya karena tidak ada yang berani bersuara?

Advertisement
PASANG IKLAN DISINI
Scroll kebawah untuk lihat konten

Ironi Kabupaten Emas

Pemerintah Kabupaten Kupang sedang menggaungkan program “Kabupaten Emas” dengan prioritas pada sektor pendidikan. Namun di sudut terpencil seperti Amfoang Utara, dua anak justru kehilangan hak dasarnya hanya karena ibu membela siswa lain.

Ini bukan soal viral atau tidak viral. Ini soal sistem yang terlalu sensitif terhadap kritik dan terlalu keras kepada yang lemah. Jika seorang ibu tidak bisa membagikan kebenaran tanpa membahayakan masa depan anaknya, maka kita sedang hidup di bawah sistem yang anti-transparansi dan anti-keadilan.

Baca Juga :  Guru SD GMIT Soe II Angkat Bicara Terkait Surat Pemanggilan oleh Kepala Sekolah Usai Libur
  • Bagikan