Kupang NTT, SN – Dalam upaya memperkuat sektor peternakan di Nusa Tenggara Timur (NTT), Prisma dan Pemerintah Provinsi NTT telah mengumumkan sebuah kolaborasi besar yang bertujuan untuk meningkatkan kualitas dan kuantitas peternakan babi di daerah tersebut.
Kolaborasi ini dianggap sebagai langkah strategis untuk mendorong pertumbuhan ekonomi lokal dan mengurangi angka kemiskinan di NTT.
Penjabat Gubernur NTT, Ayodhya G. Kalake melalui Staf Ahli Gubernur Bidang Perekonomian Setda NTT, Linus Lusi, mengatakan lokakarya Berbagi Pembelajaran Sektor Babi ini benar-benar merupakan kesempatan untuk merefleksikan kemajuan Kemitraan dan mendiskusikan tantangan saat ini dalam pengembangan sektor babi di Indonesia.
Lokakarya ini dengan menghadirkan berbagai pemangku kepentingan dari sektor peternakan, termasuk perwakilan dari Kementerian Pertanian, direktur pangan dan pertanian, serta perwakilan dari Kedutaan Besar Australia.
Pertemuan ini bertujuan untuk berbagi pengalaman dan praktik terbaik dalam mengelola peternakan babi, yang selama ini telah difasilitasi oleh Prisma.
Tetap Terhubung Dengan Kami:
Ikuti Kami
Subscribe
CATATAN REDAKSI: Apabila Ada Pihak Yang Merasa Dirugikan Dan /Atau Keberatan Dengan Penayangan Artikel Dan /Atau Berita Tersebut Diatas, Anda Dapat Mengirimkan Artikel Dan /Atau Berita Berisi Sanggahan Dan /Atau Koreksi Kepada Redaksi Kami Laporkan,
Sebagaimana Diatur Dalam Pasal (1) Ayat (11) Dan (12) Undang-Undang Nomor 40 Tahun 1999 Tentang Pers.








