Kupang, SNC -Di sebuah ruangan yang tampak megah namun terasa sarat makna di Hotel Sasando Kupang, 46 pasang mata muda menatap penuh harap ke depan. Mereka berdiri tegak, menyimak setiap kata dari sosok yang berdiri sebagai pembina upacara: Bupati Kupang, Yosef Lede. Dalam sunyi yang khidmat, suara tegas sang bupati menggema, menyuarakan tiga nilai utama yang harus tertanam dalam dada setiap anggota Paskibraka:
“Disiplin. Mental baja. Patriotisme. Tanpa tiga hal itu, kalian hanya barisan kosong di tengah kemegahan upacara.”
Pernyataan itu bukan sekadar retorika. Ia adalah pukulan keras sekaligus pelukan hangat, pesan peringatan sekaligus penyemangat, untuk mereka yang akan mengemban tanggung jawab besar dalam upacara peringatan HUT ke-80 Republik Indonesia.
Dalam sambutannya, Yosef Lede menegaskan bahwa menjadi bagian dari Pasukan Pengibar Bendera Pusaka (Paskibraka) bukanlah ajang pamer kedisiplinan atau sekadar tampil di hari kemerdekaan. Itu adalah tugas negara, yang harus dijalani dengan kehormatan dan tanggung jawab penuh.
Tetap Terhubung Dengan Kami:
Ikuti Kami
Subscribe
CATATAN REDAKSI: Apabila Ada Pihak Yang Merasa Dirugikan Dan /Atau Keberatan Dengan Penayangan Artikel Dan /Atau Berita Tersebut Diatas, Anda Dapat Mengirimkan Artikel Dan /Atau Berita Berisi Sanggahan Dan /Atau Koreksi Kepada Redaksi Kami Laporkan,
Sebagaimana Diatur Dalam Pasal (1) Ayat (11) Dan (12) Undang-Undang Nomor 40 Tahun 1999 Tentang Pers.








