Antrean SPBU Mengular, Winston Rondo Desak Pertamina Buka Data Kuota Pertalite untuk NTT
Kupang, FHC – Kelangkaan bahan bakar minyak (BBM) jenis Pertalite yang memicu antrean panjang kendaraan di sejumlah stasiun pengisian bahan bakar umum (SPBU) di Nusa Tenggara Timur (NTT) kembali menyoroti persoalan mendasar dalam tata kelola energi di daerah. Di tengah kesulitan masyarakat mendapatkan BBM, transparansi kuota, kepastian pasokan, dan efektivitas distribusi menjadi tuntutan yang tidak bisa lagi diabaikan.
Wakil Ketua Komisi V DPRD NTT, Winston Neil Rondo, mendesak Kementerian Energi dan Sumber Daya Mineral (ESDM), Badan Pengatur Hilir Minyak dan Gas Bumi (BPH Migas), serta PT Pertamina untuk membuka data alokasi Pertalite bagi NTT. Menurut dia, masyarakat berhak mengetahui apakah pasokan yang disediakan selama ini benar-benar sebanding dengan kebutuhan di wilayah kepulauan tersebut.
Winston menyampaikan desakan itu pada Sabtu (10/10/2026), menyusul kelangkaan Pertalite dan antrean kendaraan yang dilaporkan terjadi di sejumlah wilayah NTT.
Tetap Terhubung Dengan Kami:
Ikuti Kami
Subscribe
CATATAN REDAKSI: Apabila Ada Pihak Yang Merasa Dirugikan Dan /Atau Keberatan Dengan Penayangan Artikel Dan /Atau Berita Tersebut Diatas, Anda Dapat Mengirimkan Artikel Dan /Atau Berita Berisi Sanggahan Dan /Atau Koreksi Kepada Redaksi Kami Laporkan,
Sebagaimana Diatur Dalam Pasal (1) Ayat (11) Dan (12) Undang-Undang Nomor 40 Tahun 1999 Tentang Pers.








