DI BALIK MURID YANG DIANGGAP MALAS, ADA KISAH YANG BELUM SEMPAT DIDENGAR
Oleh: Feldian Ristmas Modok, S.Pd. , Gr. (Guru SMTK Pieter Middelkoop Kuatnana – Kab. TTS).
SNC – Menjadi seorang guru bukan hanya tentang berdiri di depan kelas, menyampaikan materi pelajaran, memberikan tugas, dan menilai hasil belajar murid. Lebih dari itu, menjadi guru berarti bersedia memahami kehidupan anak-anak yang dipercayakan kepada kita. Sebab, setiap murid datang ke sekolah bukan hanya membawa buku dan alat tulis, tetapi juga membawa cerita, pergumulan, harapan, bahkan persoalan hidup yang mungkin tidak pernah kita ketahui.
Saya adalah seorang guru di SMTK Pieter Middelkoop Kuatnana, sebuah Sekolah Menengah Teologi Kristen yang berlokasi di Desa Tetaf, Kecamatan Kuatnana, Kabupaten Timor Tengah Selatan, Provinsi Nusa Tenggara Timur. Sekolah ini berada di bawah naungan Kementerian Agama dan Yayasan Pendidikan Kristen Tois Neno. Sebagai lembaga pendidikan yang setara dengan SMA dan SMK lainnya, SMTK menyelenggarakan pendidikan umum sekaligus pendidikan keagamaan.
Tetap Terhubung Dengan Kami:
Ikuti Kami
Subscribe
CATATAN REDAKSI: Apabila Ada Pihak Yang Merasa Dirugikan Dan /Atau Keberatan Dengan Penayangan Artikel Dan /Atau Berita Tersebut Diatas, Anda Dapat Mengirimkan Artikel Dan /Atau Berita Berisi Sanggahan Dan /Atau Koreksi Kepada Redaksi Kami Laporkan,
Sebagaimana Diatur Dalam Pasal (1) Ayat (11) Dan (12) Undang-Undang Nomor 40 Tahun 1999 Tentang Pers.








