Tema “Nekaf Mese’, Ansaof Mese’ Tnao teu Kabupaten Kupang Emas” atau Satu Hati, Satu Langkah Menuju Kabupaten Kupang Emas mempertegas bahwa pembangunan membutuhkan persatuan.
Namun, persatuan tersebut juga harus mencakup kesepakatan bersama untuk menjaga lingkungan sebagai ruang hidup seluruh masyarakat.
Ketua Pelaksana Kostant S. Ballo, S.Pi., dalam laporan kegiatannya menyampaikan bahwa Feset Usif Ma Nai merupakan bentuk komitmen pemerintah dalam melestarikan, merevitalisasi, dan mempromosikan kekayaan tradisi lokal.
Festival tersebut menghadirkan dua agenda utama, yakni Parade Agung Budaya yang menampilkan pakaian adat kebesaran, atribut kerajaan, serta simbol tradisi, dan pentas seni tradisional berupa tarian adat, tutur adat Natoni, serta musik tradisional.
Kegiatan yang dibiayai melalui APBD Kabupaten Kupang Tahun Anggaran 2026 itu diharapkan dapat menjadi agenda tetap tahunan sekaligus puncak berbagai festival kebudayaan di Kabupaten Kupang.
Mengukur keberhasilan dari perubahan nyata
Tetap Terhubung Dengan Kami:
Ikuti Kami
Subscribe
CATATAN REDAKSI: Apabila Ada Pihak Yang Merasa Dirugikan Dan /Atau Keberatan Dengan Penayangan Artikel Dan /Atau Berita Tersebut Diatas, Anda Dapat Mengirimkan Artikel Dan /Atau Berita Berisi Sanggahan Dan /Atau Koreksi Kepada Redaksi Kami Laporkan,
Sebagaimana Diatur Dalam Pasal (1) Ayat (11) Dan (12) Undang-Undang Nomor 40 Tahun 1999 Tentang Pers.







