Feset Usif Ma Nai 2026: Ketika Pesan Leluhur tentang Hutan dan Mata Air Menjadi Seruan Menyelamatkan Lingkungan

Kontributor : YB
feset-usif-ma-nai-2026-ketika-pesan-leluhur-tentang-hutan-dan-mata-air-menjadi-seruan-menyelamatkan-lingkungan

Ungkapan tersebut bukan sekadar kalimat pelengkap dalam sebuah festival. Ia mengandung filosofi hubungan manusia dengan alam yang telah lama menjadi bagian dari kehidupan masyarakat adat.

Pesan itulah yang memberikan warna berbeda pada penyelenggaraan Feset Usif Ma Nai Kabupaten Kupang 2026 di Alun-Alun Civic Center, Pusat Pemerintahan Kabupaten Kupang, Oelamasi, Senin (2/11/2026).

Advertisement
https://idealis.id/wp-content/uploads/2026/04/Untitled-image-6.jpeg
Scroll kebawah untuk lihat konten

Sekitar 1.000 peserta dari berbagai wilayah adat dan kecamatan se-Kabupaten Kupang hadir. Mereka terdiri dari para Usif atau raja, pemangku adat, amaf, ikatan masyarakat adat, sanggar seni, hingga pelajar.

Festival yang diselenggarakan Pemerintah Kabupaten Kupang melalui Dinas Pariwisata, Ekonomi Kreatif, dan Kebudayaan ini mempertemukan dua kepentingan yang sesungguhnya tidak dapat dipisahkan: pelestarian kebudayaan dan perlindungan lingkungan hidup.

Ketika kearifan lokal bertemu perubahan iklim

Perubahan iklim sering kali dibicarakan dalam forum ilmiah, pertemuan pemerintah, maupun diskusi pembangunan. Istilah seperti ketahanan iklim, emisi karbon, degradasi lingkungan, dan keberlanjutan menjadi bagian dari percakapan global.

Advertisement
https://idealis.id/wp-content/uploads/2026/04/Untitled-image-6.jpeg
Scroll kebawah untuk lihat konten
Baca Juga :  Bupati Kupang Lakukan Sidak Saat Apel Kesadaran ASN Pemkab Kupang
  • Bagikan