Harapan menjadikan Feset Usif Ma Nai sebagai festival tahunan tentu membuka ruang bagi pengembangan pariwisata dan ekonomi kreatif daerah.
Tetapi, ada pekerjaan yang lebih besar daripada sekadar mempertahankan kalender kegiatan.
Pesan lingkungan yang diangkat perlu diterjemahkan menjadi program berkelanjutan. Pemerintah dan lembaga adat dapat memperkuat edukasi lingkungan berbasis komunitas, melibatkan sekolah, mengembangkan gerakan penanaman pohon, serta mendorong perlindungan sumber mata air di wilayah adat.
Festival juga dapat menjadi momentum untuk mendokumentasikan pengetahuan lokal mengenai kawasan hutan, sumber air, dan aturan adat yang selama ini dijalankan masyarakat.
Dengan demikian, setiap penyelenggaraan tidak hanya menghadirkan pertunjukan budaya, tetapi juga memperlihatkan perkembangan nyata dari komitmen pelestarian lingkungan.
Pada akhirnya, kekuatan Feset Usif Ma Nai bukan hanya terletak pada kemegahan parade seribu peserta atau keberagaman pakaian adat yang ditampilkan.
Kekuatan sesungguhnya terletak pada pesan yang dibawa pulang masyarakat setelah festival berakhir.
Tetap Terhubung Dengan Kami:
Ikuti Kami
Subscribe
CATATAN REDAKSI: Apabila Ada Pihak Yang Merasa Dirugikan Dan /Atau Keberatan Dengan Penayangan Artikel Dan /Atau Berita Tersebut Diatas, Anda Dapat Mengirimkan Artikel Dan /Atau Berita Berisi Sanggahan Dan /Atau Koreksi Kepada Redaksi Kami Laporkan,
Sebagaimana Diatur Dalam Pasal (1) Ayat (11) Dan (12) Undang-Undang Nomor 40 Tahun 1999 Tentang Pers.







