Pasar internasional juga mengalami penurunan pada hari Jumat. Di Asia, Nikkei 225 Tokyo turun 2,8%, sementara Kospi Sang Korea Selatan merosot 0,9%. Di Eropa, DAX Jerman jatuh 2%, CAC 40 Prancis turun 1,6%, dan FTSE 100 Inggris turun 1,7%.
Pertumbuhan Ekonomi AS Dipangkas
Para ekonom kini mengurangi proyeksi pertumbuhan ekonomi AS tahun ini, setelah Presiden Trump mengenakan tarif pada semakin banyak negara, dengan peringatan bahwa langkah tersebut kemungkinan akan meningkatkan inflasi. Hal ini dapat mengurangi daya beli konsumen yang berkontribusi lebih dari dua pertiga aktivitas ekonomi AS, serta menghambat investasi bisnis.
Pajak impor yang dikenakan sebagian besar akan dibebankan pada perusahaan, yang biasanya akan mengalihkan sebagian besar biaya tersebut kepada konsumen. Akibatnya, konsumen AS mungkin akan menghadapi kenaikan harga pada barang elektronik, peralatan rumah tangga, mobil, pakaian, furnitur, serta produk makanan seperti kopi dan cokelat, menurut para ekonom.
“Ke depan, tarif yang lebih tinggi akan mempengaruhi ekonomi kita dan kemungkinan akan mendorong inflasi lebih tinggi pada kuartal mendatang,” kata Powell pada hari Jumat malam kemarin.
Tetap Terhubung Dengan Kami:
CATATAN REDAKSI: Apabila Ada Pihak Yang Merasa Dirugikan Dan /Atau Keberatan Dengan Penayangan Artikel Dan /Atau Berita Tersebut Diatas, Anda Dapat Mengirimkan Artikel Dan /Atau Berita Berisi Sanggahan Dan /Atau Koreksi Kepada Redaksi Kami Laporkan,
Sebagaimana Diatur Dalam Pasal (1) Ayat (11) Dan (12) Undang-Undang Nomor 40 Tahun 1999 Tentang Pers.
