Jakarta, SN – Menteri Agraria dan Tata Ruang/Kepala Badan Pertanahan Nasional (ATR/BPN) Agus Harimurti Yudhoyono (AHY) mengajak masyarakat untuk lebih aktif dalam merawat lahan milik mereka dan memasang patok batas sebagai langkah preventif untuk mencegah aksi mafia tanah yang semakin meresahkan.
Dalam konferensi pers yang disiarkan secara virtual oleh Kementerian ATR/BPN pada Senin (15/7/2024), AHY menegaskan pentingnya menjaga dan mengamankan lahan agar tidak menjadi sasaran empuk bagi mafia tanah.
“Jangan biarkan lahan terlantar dan tidak terawat, karena hal tersebut bisa memicu aksi serobot lahan oleh mafia tanah. Saya mengimbau agar masyarakat memasang patok batas sebagai tanda fisik yang dapat mencegah tindakan tidak bertanggung jawab,” ujarnya.
AHY juga memberikan peringatan serius terkait transaksi jual beli tanah atau properti. Ia menekankan agar masyarakat, pejabat terkait, dan notaris tetap berhati-hati dan teliti dalam proses pembuatan akta tanah.
“Ketelitian dalam proses transaksi tanah sangat penting untuk mencegah jaringan mafia tanah memanfaatkan celah hukum,” tambahnya.
Tetap Terhubung Dengan Kami:
Ikuti Kami
Subscribe
CATATAN REDAKSI: Apabila Ada Pihak Yang Merasa Dirugikan Dan /Atau Keberatan Dengan Penayangan Artikel Dan /Atau Berita Tersebut Diatas, Anda Dapat Mengirimkan Artikel Dan /Atau Berita Berisi Sanggahan Dan /Atau Koreksi Kepada Redaksi Kami Laporkan,
Sebagaimana Diatur Dalam Pasal (1) Ayat (11) Dan (12) Undang-Undang Nomor 40 Tahun 1999 Tentang Pers.








