Scroll Ke bawah untuk melanjutkan

Kematian TKI Ilegal dan Keterbatasan Fasilitas Kesehatan NTT: Jeritan Pilu di Tanah Sendiri

Kontributor : SN Editor: Redaksi
IMG 20241008 113658

Seorang dokter di RSUD Johannes, yang enggan menyebutkan namanya mengungkapkan bahwa tantangan utama dalam memberikan pelayanan kesehatan di NTT adalah keterbatasan infrastruktur dan kurangnya tenaga medis.

“Kami sering menemui pasien TKI yang kembali dalam kondisi kritis. Sayangnya, banyak di antara mereka yang tidak segera mendapatkan perawatan medis karena keterbatasan fasilitas dan tenaga kesehatan di daerah asal mereka,” ujarnya.

Selain itu, buruknya transportasi dan akses jalan di wilayah-wilayah terpencil NTT menyebabkan pasien sering kali tidak bisa mendapatkan perawatan darurat yang diperlukan. Hal ini menciptakan rantai masalah yang berujung pada kondisi kesehatan yang semakin buruk, bahkan hingga kematian.

Krisis Ekonomi dan Kemiskinan sebagai Akar Masalah

Kemiskinan yang mendera NTT menjadi akar dari tingginya angka TKI ilegal. Dengan lapangan kerja yang terbatas di daerah ini, banyak warga NTT, terutama dari kalangan muda, melihat menjadi pekerja migran sebagai satu-satunya jalan keluar dari kemiskinan.

Baca Juga :  Warga Labuan Bajo Surati Panglima TNI hingga Menhan: Atas Dugaan Intimidasi dan Ancaman Oknum-Oknum TNI Kodim 1630 Pada Sengketa Tanah
  • Bagikan