Jakarta, SN – Peristiwa pembunuhan terhadap tiga orang warga sipil yaitu Dominus Enumbi, Pemerinta Morib, dan Tonda Wanimbo di Mulia, Puncak Jaya, Papua Tengah diduga dilakukan oleh aparat keamanan TNI/Polri.
Hal ini menimbulkan kemarahan masyarakat sehari setelah kemudian, pada Rabu (17/7/2024). Dimana warga sekitar melakukan tindakan balasan dengan melakukan pembakaran kendaraan dinas oleh milik aparat keamanan.
Kejadian ini mendapat tanggapan serius dari Hendri Yance Udam (HYU) Ketua Umum Dewan Pimpinan Nasional Gerakan Cinta Indonesia (DPP Gercin Indonesia), Sabtu (20/7/2024) di Jakarta.
“Permasalahan saat peristiwa-peristiwa tersebut yang berlangsung selama dua hari berturut-turut kurang mendapat respon dari Kapolda Papua Irjen Pol Mathius Fakhiri. Seharusnya segera bisa diatasi oleh Kapolda dengan respon yang cepat,” kata HYU sapaan akrabnya.
Menurutnya, sebagai Kapolda yang bertanggungjawab terhadap kamtibmas di Papua termasuk di Mulia, Puncak Jaya. Seharusnya Kapolda mesti hadir di lapangan, untuk mengetahui kondisi yang sebenarnya.
Tetap Terhubung Dengan Kami:
Ikuti Kami
Subscribe
CATATAN REDAKSI: Apabila Ada Pihak Yang Merasa Dirugikan Dan /Atau Keberatan Dengan Penayangan Artikel Dan /Atau Berita Tersebut Diatas, Anda Dapat Mengirimkan Artikel Dan /Atau Berita Berisi Sanggahan Dan /Atau Koreksi Kepada Redaksi Kami Laporkan,
Sebagaimana Diatur Dalam Pasal (1) Ayat (11) Dan (12) Undang-Undang Nomor 40 Tahun 1999 Tentang Pers.








