“Harusnya Kapolda hadir elakukan tindakan menenangkan masyarakat dan mengupayakan solusi masalah. Sehingga menghindari terjadinya tindakan-tindakan balasan yang justru berdampak terhadap keamanan masyarakat dan wilayah ini,” ungkap HYU.
Atau paling tidak katanya, Kapolda segera menginstrusikan bawahannya, seperti Wakapolda agar turun kelapangan dengan melakukan pendekatan kepada masyarakat. Bahkan juga mengumpulkan keterangan guna mencari tahu, sebab musabab penyebab terjadinya kasus pembunuhan tersebut.
“Dengan ketidakhadiran Kapolda menunjukkan seolah-olah membiarkan apa yang terjadi di masyarakat. Terkesan ini membiarkan masyarakat dan aparat keamanan menempuh cara caranya sendiri,” sesal HYU.
Dengan kehadiran Kapolda bersama Pemerintah Daerah Kabupaten Puncak Jaya justru menunjukkan kehadiran Negara ditengah-ditengah masyarakat. Namun dari informasi yang kami peroleh dari sumber-sumber yang terpercaya, justru Kapolda tidak berada ditempat.
“Bahkan pada saat kejadian ini Kapolda berada di luar Papua. Hal ini sungguh memprihatinkan kami, padahal sebagai Kapolda yang asli Papua bisa hadir mengayomi masyarakat,” ujar HYU.
Tetap Terhubung Dengan Kami:
Ikuti Kami
Subscribe
CATATAN REDAKSI: Apabila Ada Pihak Yang Merasa Dirugikan Dan /Atau Keberatan Dengan Penayangan Artikel Dan /Atau Berita Tersebut Diatas, Anda Dapat Mengirimkan Artikel Dan /Atau Berita Berisi Sanggahan Dan /Atau Koreksi Kepada Redaksi Kami Laporkan,
Sebagaimana Diatur Dalam Pasal (1) Ayat (11) Dan (12) Undang-Undang Nomor 40 Tahun 1999 Tentang Pers.








