Hamas mengungkapkan bahwa mereka hanya akan membebaskan 59 sandera yang tersisa jika Israel memenuhi tuntutan mereka, termasuk pembebasan lebih banyak tahanan Palestina dan penghentian operasi militer di Gaza.
Serangan Israel yang berlanjut juga menewaskan lebih banyak orang, termasuk 55 orang pada Kamis kemarin, dengan lebih dari 40 di antaranya berasal dari Khan Younis dan Gaza City.
Pada saat yang sama, Israel berjanji akan melakukan penyelidikan independen terkait insiden 23 Maret, ketika pasukan Israel menembaki ambulans di Gaza selatan, yang menewaskan 15 petugas medis dan petugas tanggap darurat Palestina. Namun, kelompok hak asasi manusia mengkritik penyelidikan internal yang sering kali tidak menghasilkan tindakan yang memadai terhadap pelanggaran tersebut.
Perang ini telah merenggut lebih dari 50.600 nyawa warga Palestina, menurut laporan Kementerian Kesehatan Gaza yang dikelola oleh Hamas. Jumlah ini diperkirakan akan terus meningkat seiring dengan terus berlangsungnya serangan. (Red)
Tetap Terhubung Dengan Kami:
Ikuti Kami
Subscribe
CATATAN REDAKSI: Apabila Ada Pihak Yang Merasa Dirugikan Dan /Atau Keberatan Dengan Penayangan Artikel Dan /Atau Berita Tersebut Diatas, Anda Dapat Mengirimkan Artikel Dan /Atau Berita Berisi Sanggahan Dan /Atau Koreksi Kepada Redaksi Kami Laporkan,
Sebagaimana Diatur Dalam Pasal (1) Ayat (11) Dan (12) Undang-Undang Nomor 40 Tahun 1999 Tentang Pers.








