Scroll Ke bawah untuk melanjutkan

Serangan Udara Israel ke Sekolah di Gaza Tewaskan Lebih dari 100 Orang

serangan
Tampak Sekolah yang hancur, sehari setelah terkena serangan Israel di lingkungan al-Tuffah, Kota Gaza, 4 April 2025. (Foto: OMAR AL QATTAA/AFP/Getty)

Hamas mengungkapkan bahwa mereka hanya akan membebaskan 59 sandera yang tersisa jika Israel memenuhi tuntutan mereka, termasuk pembebasan lebih banyak tahanan Palestina dan penghentian operasi militer di Gaza.

Serangan Israel yang berlanjut juga menewaskan lebih banyak orang, termasuk 55 orang pada Kamis kemarin, dengan lebih dari 40 di antaranya berasal dari Khan Younis dan Gaza City.

Advertisement
PASANG IKLAN DISINI
Scroll kebawah untuk lihat konten

Pada saat yang sama, Israel berjanji akan melakukan penyelidikan independen terkait insiden 23 Maret, ketika pasukan Israel menembaki ambulans di Gaza selatan, yang menewaskan 15 petugas medis dan petugas tanggap darurat Palestina. Namun, kelompok hak asasi manusia mengkritik penyelidikan internal yang sering kali tidak menghasilkan tindakan yang memadai terhadap pelanggaran tersebut.

Perang ini telah merenggut lebih dari 50.600 nyawa warga Palestina, menurut laporan Kementerian Kesehatan Gaza yang dikelola oleh Hamas. Jumlah ini diperkirakan akan terus meningkat seiring dengan terus berlangsungnya serangan. (Red)

Baca Juga :  Ancaman Perang AS Vs Iran Jika Pembicaraan Nuklir Gagal
  • Bagikan