JANGAN BIARKAN MIRAS MERAMPAS MASA DEPAN ANAK KAMPUNG

Kontributor : Yafet Tunliu Editor: Redaksi
IMG 20261007 WA0003 1

Ada satu hal yang perlu kita renungkan bersama: anak-anak tidak tumbuh hanya dari nasihat yang mereka dengar, tetapi juga dari perilaku yang mereka lihat setiap hari.

Kita tidak dapat berharap generasi muda menjauhi miras apabila lingkungan di sekitarnya justru memperlihatkan bahwa konsumsi alkohol merupakan sesuatu yang biasa, bahkan dianggap sebagai bagian dari pergaulan atau cara menunjukkan kedewasaan. Ketika orang dewasa tidak memberikan contoh yang baik, pesan pendidikan berisiko kehilangan kekuatannya.

Advertisement
https://idealis.id/wp-content/uploads/2026/04/Untitled-image-6.jpeg
Scroll kebawah untuk lihat konten

Hal ini bukan berarti seluruh persoalan anak muda harus dibebankan kepada orang tua atau masyarakat. Namun, kita perlu jujur mengakui bahwa pembentukan karakter merupakan tanggung jawab bersama. Keluarga adalah lingkungan pendidikan pertama, sekolah menjadi tempat penguatan pengetahuan dan karakter, sedangkan masyarakat menyediakan ruang sosial tempat nilai-nilai tersebut dipraktikkan.

Orang tua perlu membangun komunikasi yang terbuka dengan anak-anaknya. Menanyakan bagaimana hari mereka berlangsung, mengenal lingkungan pergaulannya, mendengarkan persoalan yang dihadapi, dan memberikan batasan yang jelas merupakan bentuk perhatian yang tidak boleh diabaikan. Pengawasan tetap diperlukan, tetapi pengawasan yang disertai dialog akan lebih membantu anak memahami alasan di balik aturan yang diberikan.

Advertisement
https://idealis.id/wp-content/uploads/2026/04/Untitled-image-6.jpeg
Scroll kebawah untuk lihat konten
Baca Juga :  Berpikir Besar, Berkata Sederhana, Berbuat Nyata
  • Bagikan