SMP NEGERI O’OBIBI BANGUN BUDAYA LITERASI MELALUI KARYA

Kontributor : L.A Editor: Redaksi
IMG 20260901 185932

Ia menilai, langkah SMP Negeri O’obibi membangun kolaborasi tidak hanya dengan mitra di daerah, tetapi juga membuka akses dengan berbagai pihak di tingkat nasional, merupakan hal positif yang patut dicontoh oleh sekolah lain.

Baginya, budaya literasi tidak akan tumbuh jika hanya menjadi slogan. Literasi membutuhkan ruang, kebiasaan, pendampingan, dan kesempatan bagi guru serta murid untuk mempraktikkannya dalam kehidupan sehari-hari.

Karena itu, kegiatan menulis menjadi salah satu langkah konkret yang dapat dilakukan sekolah untuk menghidupkan budaya literasi.

Menulis Mengasah Kompetensi Guru dan Murid

Lefinus mengatakan, menulis memiliki manfaat yang jauh lebih luas daripada sekadar menghasilkan sebuah buku.

Bagi guru, kegiatan menulis dapat menjadi ruang untuk melatih kemampuan mengolah gagasan, merefleksikan pengalaman pembelajaran, menyusun pemikiran secara sistematis, serta mendokumentasikan praktik baik yang dilakukan di sekolah.

Sementara bagi murid, menulis dapat melatih kemampuan membaca dan memahami informasi, memperkaya kosakata, menyusun gagasan, berpikir kritis, serta membangun keberanian untuk menyampaikan pengalaman dan pendapat.

  • Bagikan
Exit mobile version