Feset Usif Ma Nai 2026: Ketika Pesan Leluhur tentang Hutan dan Mata Air Menjadi Seruan Menyelamatkan Lingkungan

Kontributor : YB
feset-usif-ma-nai-2026-ketika-pesan-leluhur-tentang-hutan-dan-mata-air-menjadi-seruan-menyelamatkan-lingkungan

Adat bukan hanya simbol, tetapi juga sistem perlindungan

Salah satu hal penting yang diangkat dalam konsep festival adalah komitmen pemerintah bersama lembaga adat untuk memperkuat penegakan sistem adat.

Advertisement
https://idealis.id/wp-content/uploads/2026/04/Untitled-image-6.jpeg
Scroll kebawah untuk lihat konten

Komitmen tersebut mencakup aturan pengelolaan dan pelestarian alam serta pemberian sanksi bagi mereka yang melanggar tatanan lingkungan.

Hal ini memperlihatkan bahwa adat memiliki potensi lebih dari sekadar identitas budaya atau simbol kehormatan masyarakat.

Adat juga dapat berfungsi sebagai sistem pengendalian sosial.

Ketika masyarakat memiliki kesepakatan bersama untuk menjaga kawasan hutan dan sumber mata air, aturan tersebut dapat menjadi landasan bagi perilaku kolektif dalam melindungi lingkungan.

Namun, penguatan aturan adat perlu berjalan secara konsisten. Dibutuhkan kesepahaman antara pemerintah daerah, pemangku adat, masyarakat, dan seluruh pihak yang berkepentingan.

Penegakan aturan juga perlu memperhatikan ketentuan hukum yang berlaku agar perlindungan lingkungan tidak hanya menjadi komitmen moral, tetapi memiliki dukungan kelembagaan yang jelas.

Advertisement
https://idealis.id/wp-content/uploads/2026/04/Untitled-image-6.jpeg
Scroll kebawah untuk lihat konten
Baca Juga :  Wakil Bupati Kupang, Aurum Titu Eki Kick Off Program Desa Tangguh! Kupang Siap Hadapi Bencana dan Iklim Ekstrem
  • Bagikan