Scroll Ke bawah untuk melanjutkan

Harga Makanan dan Minuman Melonjak, Inflasi NTT Sentuh 1,90%

Kontributor : SN Editor: Redaksi
IMG 20250105 WA0007

BPS NTT mencatat bahwa inflasi di kawasan perdesaan mencapai 0,27%, dengan subkelompok makanan, minuman, dan tembakau menjadi penyumbang terbesar.

“Kenaikan ini mempengaruhi tingkat konsumsi masyarakat pedesaan, yang umumnya memiliki pendapatan lebih rendah dibandingkan dengan masyarakat perkotaan,” tambah Matamira.

Advertisement
PASANG IKLAN DISINI
Scroll kebawah untuk lihat konten

Dalam menghadapi tantangan ini, pemerintah daerah diharapkan dapat mengambil langkah-langkah strategis untuk menstabilkan harga. Beberapa upaya yang bisa dilakukan antara lain adalah menggelar operasi pasar untuk memastikan ketersediaan barang kebutuhan pokok, serta memperbaiki infrastruktur distribusi agar barang dapat sampai ke konsumen dengan biaya yang lebih efisien.

“Kerjasama dengan berbagai pihak, termasuk pengusaha dan petani lokal, perlu ditingkatkan untuk menjaga stabilitas harga. Selain itu, pemerintah juga perlu memastikan kelancaran distribusi logistik, terutama ke daerah-daerah terpencil,” ujar Matamira.

Dengan langkah-langkah antisipatif yang tepat, diharapkan inflasi di NTT dapat dikendalikan, sehingga tidak memberikan dampak yang terlalu besar terhadap perekonomian daerah.

Baca Juga :  Pasar Saham Amerika Kembali Pulih Setelah Lalui Badai Fluktuatif
  • Bagikan