“Penurunan sebesar sepuluh persen sebenarnya lebih sering terjadi daripada yang diperkirakan banyak orang,” kata Dan Greenhaus, kepala strategi di Solus Alternative Asset Management. Penurunan kali ini terjadi setelah pasar saham mengalami kenaikan selama enam bulan, jelasnya. “Pada dasarnya, kita melesat begitu cepat” ungkapnya.
Sektor-sektor seperti energi dan manufaktur mengalami tekanan besar setelah keputusan Trump untuk menaikkan tarif impor baja dan aluminium dari Kanada hingga 50%, sebagai respons terhadap pengumuman provinsi terbesar Kanada, Ontario, yang menaikkan tarif 25% untuk ekspor listrik ke AS.
Pada Selasa kemarin, Gubernur Ontario mengumumkan pengunduran dirinya dan berjanji untuk menangguhkan sementara tarif tersebut, sementara Trump pun menyatakan akan mengurangi kenaikan tarif lebih lanjut.
Baca Juga : Mantan Presiden Filipina Rodrigo Duterte Ditangkap
Nasdaq Composite sempat menguat, namun akhirnya kembali merosot dan tutup turun 32 poin atau 0,2% di level 17.436.
Trump juga mengancam akan “menaikkan tarif secara signifikan” terhadap Kanada pada 2 April jika negara tersebut tidak mencabut tarif atas produk susu AS dan barang lainnya.
Tetap Terhubung Dengan Kami:
Ikuti Kami
Subscribe
CATATAN REDAKSI: Apabila Ada Pihak Yang Merasa Dirugikan Dan /Atau Keberatan Dengan Penayangan Artikel Dan /Atau Berita Tersebut Diatas, Anda Dapat Mengirimkan Artikel Dan /Atau Berita Berisi Sanggahan Dan /Atau Koreksi Kepada Redaksi Kami Laporkan,
Sebagaimana Diatur Dalam Pasal (1) Ayat (11) Dan (12) Undang-Undang Nomor 40 Tahun 1999 Tentang Pers.








