Scroll Ke bawah untuk melanjutkan

Dugaan Penganiayaan di DPRD Kabupaten Kupang: Wakil Ketua DPRD Angkat Bicara, Korban Tempuh Jalur Hukum

dprd kabupaten kupang
Kiri Kabag Umum dan Keuangan Setwan Kab Kupang Ronny Natonis, Kanan Wakil Ketua DPRD Kab Kupang Tome Da Costa

Korban Laporkan Dua Anggota DPRD

Sementara itu, Roni Natonis, yang mengaku sebagai korban dalam peristiwa tersebut, menyampaikan bahwa kekerasan bermula saat rapat tengah berlangsung. Ia menyebut bahwa anggota DPRD dari Partai Gerindra, Tome Da Costa, secara tiba-tiba memakinya, melempar botol minuman, lalu menarik dan menamparnya di hadapan peserta rapat.

“Dia bangun dari kursi, langsung tarik saya dan maki-maki. Saya juga ditampar,” ungkap Roni saat diwawancarai awak media pada Sabtu, 21 Juni 2025.

Advertisement
PASANG IKLAN DISINI
Scroll kebawah untuk lihat konten

Baca Juga : Menyatukan Pena dan Kebijakan: Pemerintah Kupang Gandeng Duo Tokoh Pers

Insiden tidak berhenti pada tindakan Tome. Menurut Roni, anggota DPRD lain dari Partai Golkar, Oktovianus La’a, juga diduga melakukan tindakan kekerasan fisik dengan memukul bagian kepala Roni. Akibatnya, ia mengalami memar, pembengkakan pada wajah dan mata, serta trauma fisik dan psikis.

“Saya sudah beri keterangan ke penyidik Polda, sudah visum, dan keluarga saya juga tidak terima. Saya tempuh proses hukum sampai tuntas,” tegas Roni.

Baca Juga :  Polres Kupang Menangkan Praperadilan: Penetapan Tersangka Rustandi Tadi Sah
  • Bagikan