Sebagian besar wilayah di sekitar kota-kota utara Beit Hanoun, Jabalia, dan Beit Lahiya telah dibersihkan dari penduduk dan dihancurkan, sehingga memicu spekulasi bahwa Israel bermaksud untuk mempertahankan wilayah tersebut sebagai zona penyangga setelah pertempuran di Gaza berakhir. Namun dalam beberapa kesempatan, juru bicara Israel membantahnya.
Baca Juga : Taliban tutup LSM diduga karena pemakaian jilbab
Israel mengatakan operasi militernya yang telah berlangsung hampir tiga bulan di Gaza utara ditujukan untuk mencegah militan Hamas berkumpul kembali. Militer mengatakan instruksi evakuasi kepada warga sipil dimaksudkan untuk menjauhkan mereka dari bahaya.
Tak terlihat ujungnya
Pejabat Palestina dan Perserikatan Bangsa-Bangsa mengatakan tidak ada tempat yang aman di Gaza dan evakuasi memperburuk kondisi kemanusiaan penduduk.
Menurut Pertahanan Sipil Palestina, lebih dari 1.500 tenda yang menampung orang-orang terlantar di Gaza kebanjiran akibat hujan lebat selama dua hari terakhir, menyebabkan orang-orang kedinginan dan barang-barang mereka rusak.
Tetap Terhubung Dengan Kami:
Ikuti Kami
Subscribe
CATATAN REDAKSI: Apabila Ada Pihak Yang Merasa Dirugikan Dan /Atau Keberatan Dengan Penayangan Artikel Dan /Atau Berita Tersebut Diatas, Anda Dapat Mengirimkan Artikel Dan /Atau Berita Berisi Sanggahan Dan /Atau Koreksi Kepada Redaksi Kami Laporkan,
Sebagaimana Diatur Dalam Pasal (1) Ayat (11) Dan (12) Undang-Undang Nomor 40 Tahun 1999 Tentang Pers.








